Kata Pembuka

Welcome to InAFilmS.org sebagai komunitas film Indonesia di Amerika yang berbasiskan Los Angeles. Apabila anda  seorang insan pekerja film, mahasiswa film atau semata penggemar film yang ingin ikut serta mengangkat nama film nasional, dan anda bermukim di AS, maka anda diundang untuk bergabung menjadi anggota. Silahkan daftarkan diri melalui forum login di website ini. Sekretariat kami akan menghubungi anda untuk hal-hal menyangkut keanggotaan anda.

Who's Online

Saat ini ada 14 tamu online
“The Photograph” Menang di Festival Film International Karlovy Vary, Ceko Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   

 

 

Film The Photograph yang dibesut oleh sutradara wanita Indonesia, Nan T. Achnas, telah menyabet dua penghargaan di The 43rd Karlovy Vary International Film Festival yang diselenggarakan tanggal 4-12 July 2008 di Karlovy Vary, Republik Ceko. Demikian bunyi siaran pers yang dikeluarkan KBRI Praha, Minggu (13/7).

 

 

 

 

 

 

 

 

The Photograph menyabet Special Jury Prize  yang merupakan pemenang kedua dan penghargaan Ecumenical Jury Award di festival film paling bergengsi di Republik Ceko, yang bahkan masuk dalam lima besar festival film se dunia. Film The Photograph tersebut merupakan satu-satunya film dari Asia

yang mendapat dua penghargaan sekaligus.

 

 

Festival Film Internasional Karlovy Vary mengompetisikan film panjang,  dokumenter serta film dari Eropa Tengah dan Timur. Tahun ini festival  diikuti oleh 15 film panjang dan 16 film dokumenter pilihan dari berbagai negara. Sedangkan dalam kategori kompetisi East of the West diikuti oleh 15 film dari Eropa Tengah dan Timur, termasuk dari negara-negara bekas Uni Soviet.

 

Juri pada festival tersebut adalah Ivan Passer (USA), Brenda Blethyn (UK), Ari Folman (Israel), Ted Hope (USA), Jan P. Muchow (Czech Republic), Johanna ter Steege (Netherlands) dan Vilmos Zsigmond (USA) telah memenangkan film Terribly Happy dari Denmark sebagai pemenang utama.

 

Sementara itu, enam dewan juri lain yakni Jan Elias (Czech Republic), Helena Babicka (Czech Republic), Lucia Cuocci (Italia), Karel Deburchgrave (Belgia), Monica Lienin (Switzerland) dan Werner Scheneider-Quindeau (Jerman) memberikan penghargaan Ecumenical Jury Award untuk film The Photograph karena film ini dinilai mampu mengangkat nilai-nilai yang menyangkut agama dan spiritualitas yang dikemas dengan sangat bagus.

 

Nan T. Achnas, dalam wawancaranya dengan KBRI Praha, menyatakan kegembiraannya karena film The Photograph ini baru pertama ikut festival film internasional dan memenangkan hadiah kedua serta mendapat penghargaan khusus Ecumenical Jury Award. Selain mendapat piala, juri juga memberikan hadiah sebesar US $ 20.000 (dua puluh ribu dollar US).

 

Achnas juga bangga karena sebagai sutradara, filmnya sudah dua kali masuk kompetisi pada Festival di Karlovy Vary, sebelumnya dengan Film Pasir Berbisik, namun belum mendapatkan penghargaan. Menurutnya kemenangan kali ini merupakan pemicu untuk terus berkarya dan menembus perfilman di Eropa.

 

Film yang memotret hubungan antar manusia dengan latar belakang perbedaan identitas, kepercayaan, ras, dan budaya dimana perbedaan itu hadir dan berinteraksi secara alami dalam keseharian kehidupan di Indonesia.

 

Tokoh utama film ini adalah seorang Tionghoa bernama Johan, tukang foto keliling, yang ingin memotret dirinya sendiri sebagai aksi terakhir dalam menutup kehidupannya, meskipun nyatanya foto terakhirnya malah diambil oleh Sita, penyanyi karaoke bar dan pekerja seks yang membantu Johan menjelang akhir hidupnya. Sita, orang yang dianggap paling tidak mungkin melakukan hal itu justru kemudian menjadi orang yang terpenting dalam saat-saat terakhir kehidupan Johan.

 

Lebih dari sepuluh ribu orang menghadiri festival film tersebut, termasuk sejumlah bintang film terkenal diantaranya Robert de Niro, Arthur Berning, Mohan Agase, Brenda Blethyn, Ari Gold, dan Sergey Gazarov. Sementara itu 623 wartawan dari berbagai negara juga telah meliput penayangan 477 film selama berlangsungnya festival tersebut. 

 

Sebelum kemenangan The Photograph tahun ini, film Indonesia terakhir yang mendapat penghargaan di Festival Film Karlovy Vary adalah Film Si Pincang yang disutradarai oleh Kotot Sunardi yang mendapatkan penghargaan pada tahun 1950-an.

 

(Sumber: Deplu)

 

Website: http://www.thephotographmovie.com


Views: 1567 | Cetak

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:

Kode:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved

Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 23 July 2008 )
 
Berikutnya >

 

 

Polls

Bagaimana Penilaian Anda terhadap film "Laskar Pelangi"?